Aksara Melirih
Gema pun menjuntai harap.
Malam kian mendalam.
Hangat perlahan terbenam.
Pulang,
tiada aksara yang benar.
Dingin,
pada akhirnya kau tertinggal.
Elok mulai memeluk sepi,
menyusup lalu terpendam.
Semakin jauh,
ya, semakin jauh, Nona.
Kau yakin?
Kau merasakannya?
Atau dunia tampak sedang menyendu?
Tidak yakin?
Oh tidak, Nona...
Alunannya kini kian membelai.
#Reshalianne
Tidak ada komentar:
Posting Komentar