Rabu, 11 Februari 2026

Jeda Malam

Aksara Melirih


Bising pun melirih.
Gema pun menjuntai harap.
Malam kian mendalam.
Hangat perlahan terbenam.

Pulang,
tiada aksara yang benar.
Dingin,
pada akhirnya kau tertinggal.

Elok mulai memeluk sepi,
menyusup lalu terpendam.
Semakin jauh,
ya, semakin jauh, Nona.

Kau yakin?
Kau merasakannya?
Atau dunia tampak sedang menyendu?

Tidak yakin?
Oh tidak, Nona...
Alunannya kini kian membelai.


#Reshalianne

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Luruh

Hari itu gemuruh tiba. Anehnya tidak ada badai. Hanya gerimis kecil, yang pelan-pelan hadir. Tidak lagi meminta izin. Tidak lagi permisi. Te...