Hendaknya ia berkelana hari ini.
Hendaknya angannya meredup malam ini.
Hendaknya hentakan itu meratapi sendu.
Nyatanya, kehendaknya melebur lalu... mengadu.
Kini langkahnya ringan ria, menyambut renjana.
Sesaat, ia terhenti menyapa puspa lalu beralih ke nabastala.
Jemarinya mengetuk-ngetuk riang dan menari-nari liar mengudara.
Anila pun ikut tergerak menggodanya,
mengecup lembut permukaan kulitnya.
Simfoni lantas mengalun, memanggil harsa tuk mendekat.
Sangkala tidak ingin ketinggalan, ia menarik buana bersamanya.
Anehnya, melankolia malah menarik diri,
lalu ia tersenyum sembari melambai jauh... mengangkasa.
Sekali lagi, hendaknya memilih menetap.
Ia tidak lagi bermaksud menggila hari ini.
Tidak lagi bersahutan dengan nestapa malam ini.
Ia hanya kembali ke mayapada.
Sejenak menetap... menyemai renjana.
19/02/26
#Reshalianne.