Selasa, 23 Desember 2025

Ironi Realita

Ironinya adalah, kupikir kisahnya tiada kendala
Memaklumi dan memahami awalnya sungguh menyenangkan
Komunikasi dan kejujuran tidak terelakkan
Nyatanya, itu bukanlah penunjang segalanya


Naif sekali

Dan entah bagaimana, rasa itu kembali hadir bagai kilasan trauma

Rasa yang telah lama terempas jauh dan terkubur dalam


Sesak, sungguh tidak nyaman

Bagaimana ini tuan?

Kau tidak tau apapun

Hingga nyaris saja, jiwa ini kau renggut.

 

23/12/25
#Reshalianne

Imaji Ketiga

Sungguh lucu
Angan yang dulu terasa semu, perlahan memelukku
Segala-galanya kini terasa terlalu mudah
Persetan dengan pemikiran itu, aku hanya ingin menyukainya.
Angan, dia benar-benar bukan lagi sekedar khayalan.
Dia datang, di saat aku telah usai dengan segala ekspektasi sialan itu.

 

13/11/25

#Reshalianne

Imaji Kedua

"Bulan malam ini indah, bukan?"

Senyuman itu mulai terbit tanpa diundang.

Gairah lama, tanpa sadar mulai terusik.

Ditemani dinginnya malam dan hangatnya kata-kata, dia telah hadir.


Ah, malam macam apa ini?

Tidak ada angin, tapi waktu seolah menahan napas.


Apa kau hanya akan berdiri di sana?

Tidak ingin menyambutnya?

Dia telah datang, tepat, dan hanya kepadamu.


 

19/10/25

#Reshalianne

Imaji Pertama

Hangat itu datang perlahan-lahan.
Tanpa disangka-sangka, mulai mengaliri segalanya.
Dia tidak lagi sekeras biasanya, dia mulai menoleransi banyak hal.
Lalu, dia mulai berharap lagi.
Kau tau maksudnya?

Artinya, kau mulai menyentuh sesuatu yang begitu penting dan dijaganya.

Itu adalah peringatan.

Kuharap, kau mengerti maksudnya.

 


25/09/25

#Reshalianne

Ironi Realita

Ironinya adalah, kupikir kisahnya tiada kendala Memaklumi dan memahami awalnya sungguh menyenangkan Komunikasi dan kejujuran tidak terelakka...